Mau curhat? Mau tanya-tanya seputar psikologi? Klik di sini
Powered by MaxBlogPress  

Tanya-Jawab Psikologi

February 14th, 2009

“Dari apa yang kita punya dan kita bisa, kita bhaktikan untuk mendapat cinta-Nya”

Sebuah tag line yang mendengung sejak gemuruh melanda Yogya telah menggetarkan hati seorang Firman untuk dapat bermanfaat bagi sesamanya.

Tak perlu menjadi orang baik sekali untuk mengajak orang berbuat terpuji. Tak usah menunggu jadi profesor untuk sekedar mengajari anak tentang dunia. Atas dasar itu pula, saya ingin berbagi dan menjawab segala tanya dari pecinta blog ini semampunya.

Atas nama cinta,

NB: untuk mengetahui pertanyaan sudah dijawab atau belum, silakan Saudara berlangganan rss comment dengan meng-klik “subscribe to comment feed” yang ada di bawah kotak komentar. Terima kasih.

  1. fatika
    October 20th, 2008 at 13:29 | #1

    Cc bagaimana mngatasi org yg ga mau scolah?

  2. sonia
    October 21st, 2008 at 01:16 | #2

    he … numpang jawab ya …, kalo aku sich mending suruh kerja aja … kan bisa dapet duit .. :D he he he

    but,
    tanya kang firman aja deh … yang lebih tahu

    sok a’ …

  3. October 21st, 2008 at 06:25 | #3

    ngatasi orang gak mau sekolah?
    kalo solusi dari aku, tanya maunya apa, kita ikuti apa maunya, dan tak usah dipaksa… tak usah dipaksa… tak usah dipaksa…

    itu yang penting, buat orang itu seolah kita menuruti apa maunya,

  4. firman
    October 21st, 2008 at 08:30 | #4

    1. hmm, baiklah sebelum saya jawab, saya ingin bertanya dulu, usia yang gak mo sekolah yang fatika maksud berapa? kalo udah berumur, remaja ke atas, berarti dia sudah memiliki idealisme sendiri. bukan karena gangguan.

    cara mengatasi: ajaklah diskusi mengenai sekolah, tukar pikiran kenapa gak mo sekolah, kemudian diajak membandingkan lebih baik sekolah atau tidak, teruslah berdiskusi, bila perlu diperlihatkan pada realita perbandingan orang yang berskolah dan gak, diarahkan pada kesadaran ‘ingin bersekolah’ hingga ia ‘aha’ dan akan berskolah lagi

    o, ya jangan lupa juga didoakan agar diberi hidayah-Nya

    2. kalo emang masih usia anak, kira-kira umur 6/7-14 tahun, nah itu patut dicurigai kalo itu adalah gangguan.

    ada banyak jenis gangguan anak mogok skolah, saya tidak akan membahasnya di sini. langsung saja ya …

    a. selidiki dulu kenapa dia gak mo skolah, bisa ditanya, atau kalo gak mempan, ikuti secara diam-diam ketika ia ke dan berada di sekolah
    siapa tahu di sanalah sumber masalahnya; takut dengan guru, dijahatin temen, trauma dengan penjaga skul, de el el

    b. koreksi diri, jangan-jangan penyebabnya adalah keadaan kita atau rumah si bocah sendiri, bapak galak mungkin ….

    c. setelah tahu sebabnya barulah eksyen
    - ajaklah anak berdiskusi, dengarkan ia …
    - tetap tanamkan bahwa sekolah itu penting ting ting ting, diberi contoh
    konkret
    - temani ke sekolah dan mulailah menjauh secara perlahan dan bertahap
    misal: pertama ditungguin ampe pulang, besoknya cuman stengah hari,
    … ampe akhirnya gak ditemenin
    - kerja sama dengan pihak skul: guru, satpam, atau bahkan temannya
    - ajari relaksaksi ketika perilakunya mulai menampakkan kecemasan
    (tiba-tiba kebelet eek menjelang jam 7), simpelnya latihan nafas dengan
    DIAFRAGMA, bukan dengan dada

    d. jika gangguan berlanjut, hubungi psikolog :D he he he

  5. January 4th, 2009 at 14:25 | #5

    saya punya cita-cita pengen jadi psikolog. pengeeeen banget, saya tertarik banget sama yang ada hubungannya dengan psikologi, tapi kata mama aku prospek kedepannya kayaknya kecil, soalnya di Indonesia secara di timur ini psikolog itu nggak terlalu di butuhkan… tanggapan nya gimana?? biar saya juga bisa bilang ke mama…

  6. January 4th, 2009 at 14:35 | #6

    vyna :
    saya punya cita-cita pengen jadi psikolog. pengeeeen banget, saya tertarik banget sama yang ada hubungannya dengan psikologi, tapi kata mama aku prospek kedepannya kayaknya kecil, soalnya di Indonesia secara di timur ini psikolog itu nggak terlalu di butuhkan… tanggapan nya gimana?? biar saya juga bisa bilang ke mama…

    siapa bilang prospek psikolog seperti itu
    justru saat ini tenaga psikolg sangat-sangat dibutuhkan,

    a. banyak orang stress, depresi, de es be
    b. banyak anak autis dan cacat lainnya yang butuh tenaga psikolog
    c. sekolah perlu psikolog banyak wat semua permasalahannya
    d. rumah sakit, kepolisian, preusahaan dan masih banyak lagi

    Selain itu, secara jaman sekarnag dah semakin maju, masyarakat mulai berpikir bahwa pergi ke psikolog sudah bukan barang mewah lagi. But udah jadi semacam kebutuhan gitu ..

    N, satu hal
    kalau anda yakin maka kesempatan dan jalan itu insyaAlloh ada
    Banyak lho psikolog yang sukses dan sugih-sugih …
    :P

  7. hanihon
    January 8th, 2009 at 05:24 | #7

    vyna :
    saya punya cita-cita pengen jadi psikolog. pengeeeen banget, saya tertarik banget sama yang ada hubungannya dengan psikologi, tapi kata mama aku prospek kedepannya kayaknya kecil, soalnya di Indonesia secara di timur ini psikolog itu nggak terlalu di butuhkan… tanggapan nya gimana?? biar saya juga bisa bilang ke mama…

    sama persis tp aq dah taon kmrin skrng dah d fkm undip T,T

  8. hanihon
    January 8th, 2009 at 05:55 | #8

    Mas,bole tw judul buku yang isinya tentang tipe2 orang,,,klo gag salah ada yang tipe sanguis(???lupa nulisnya gmn) melankolis,,blablabla

    tertarik ni,,,pengen tau lebih dalem,,,itung2 pelipur duka gag masuk psiko [halaaaahh :D]
    matur nuwun….

    ohya, pertanyaan laen bakal nyusul :D

  9. January 8th, 2009 at 06:01 | #9

    hanihon :

    vyna :
    saya punya cita-cita pengen jadi psikolog. pengeeeen banget, saya tertarik banget sama yang ada hubungannya dengan psikologi, tapi kata mama aku prospek kedepannya kayaknya kecil, soalnya di Indonesia secara di timur ini psikolog itu nggak terlalu di butuhkan… tanggapan nya gimana?? biar saya juga bisa bilang ke mama…

    sama persis tp aq dah taon kmrin skrng dah d fkm undip T,T

    saya dulu juga tidak mudah masuk psikologi
    ada rintangan dan halangan yang harus dihadapi
    dan hampir saja karena finansial, saya harus mengurungkan niat kuliah
    tapi, saya selalu ingat kata-kata orang bijak nan penuh semangat

    “Tak ada yang lebih indah daripada mengejar impian”

    Itulah yang saya rasakan saat ini,

    “Sebesar kengerian, penderitaan, dan kesulitan dalam mencapai sesuatu, sebesar itu pula kenikmatan yang akan dirasakan.” :)

  10. January 8th, 2009 at 10:05 | #10

    hanihon :
    Mas,bole tw judul buku yang isinya tentang tipe2 orang,,,klo gag salah ada yang tipe sanguis(???lupa nulisnya gmn) melankolis,,blablabla
    tertarik ni,,,pengen tau lebih dalem,,,itung2 pelipur duka gag masuk psiko [halaaaahh :D]
    matur nuwun….
    ohya, pertanyaan laen bakal nyusul

    hmm, itu judulnya Personality Plus karangan Florence Littauer
    itu gak ilmiah,
    saya sendiri tidak pernah menyarankan orang untuk meyakini apa yang ada dalam buku itu
    ya kalo sekedar baca gak masalah, tapi kalo jadi saklek gini gitu
    nah itu yang bahaya

    Bayangkan saja, umat manusia yang buanyak banget jumlahnya hanya dibagi menjadi 4 kelompok sifat besar… Dari situ saja dah gak masuk akal kan?

    Buku ini, yang ada hanya akan menggiring keyakinan pembacanya “Owh, aku gini berarti aku gini, owh dia orang nya gini ..”
    Disadari atau tidak sifat pembaca akan mengarah ke buku itu dan bukan tidak mungkin dia akan kehilangan “pribadi” sebenarnya.

    Setiap manusia itu pribadi yang unik. Di sini letak Keagungan Allah, tiada sifat manusia yang sama plek, sekalipun dia kembar identik. Memang kalau kemiripan sifat itu ada.

    Nah, kalo mo baca buku2 psikologi, seterah saja mo yang mana ,,, Tapi alangkah lebih baik, buku seperti itu tidak perlu diyakini benar-benar, karena kasihan potensi yang selama ini masih belum keluar.

    Semangat!

  11. hanihon
    January 12th, 2009 at 06:00 | #11

    firman :
    hmm, itu judulnya Personality Plus karangan Florence Littauer
    itu gak ilmiah,
    saya sendiri tidak pernah menyarankan orang untuk meyakini apa yang ada dalam buku itu
    ya kalo sekedar baca gak masalah, tapi kalo jadi saklek gini gitu
    nah itu yang bahaya
    Bayangkan saja, umat manusia yang buanyak banget jumlahnya hanya dibagi menjadi 4 kelompok sifat besar… Dari situ saja dah gak masuk akal kan?
    Buku ini, yang ada hanya akan menggiring keyakinan pembacanya “Owh, aku gini berarti aku gini, owh dia orang nya gini ..”
    Disadari atau tidak sifat pembaca akan mengarah ke buku itu dan bukan tidak mungkin dia akan kehilangan “pribadi” sebenarnya.
    Setiap manusia itu pribadi yang unik. Di sini letak Keagungan Allah, tiada sifat manusia yang sama plek, sekalipun dia kembar identik. Memang kalau kemiripan sifat itu ada.
    Nah, kalo mo baca buku2 psikologi, seterah saja mo yang mana ,,, Tapi alangkah lebih baik, buku seperti itu tidak perlu diyakini benar-benar, karena kasihan potensi yang selama ini masih belum keluar.
    Semangat!

    iya c… jadi inget the secret….

    truz klo menurut mas, buku yang bagus buat mengenali potensi diri tu kira-kira apa?
    sebenernya c ampe dah jadi anak kuliahan [halahh!] aku blom bisa bilang dengan bangga apa sih kelebihan yang aku punya… sering banget gag pede klo liat teman dah dengan riang gembira dah ada yang bisa dikontribusikan ke orang laen…contonya ja mas….hehehe

    firman :
    saya dulu juga tidak mudah masuk psikologi
    ada rintangan dan halangan yang harus dihadapi
    dan hampir saja karena finansial, saya harus mengurungkan niat kuliah
    tapi, saya selalu ingat kata-kata orang bijak nan penuh semangat
    “Tak ada yang lebih indah daripada mengejar impian”
    Itulah yang saya rasakan saat ini,
    “Sebesar kengerian, penderitaan, dan kesulitan dalam mencapai sesuatu, sebesar itu pula kenikmatan yang akan dirasakan.”

    ada rencana taon ni mw nyoba um ugm tapi gag jadi…
    ada banyak faktor yang tidak mendukung….ada rasa kecewa tapi yah,,,nikmati yang uda didapat,,,sampe saat ini yang bikin masih tetep bertahan kuliah disini tu sorot mata ibu tiap aku pulang,,,sangat banyak harapan yang tertulis. takut ngecewain ortu,,,TT

  12. felis
    January 15th, 2009 at 08:00 | #12

    aslm.sy mo dikit curhat.
    sy angkatan baru di kampus yg sy tempati sekarang.dulu,saya sering masuk 3 besar rangking sekolah.berkali2 temen mnyuruh untuk masuk jurusan favorit (menurut mereka) pada sy.tp sudah lama sy ingin masuk jurusan sastra n kbudayaan jpang.hal ini tentu ditentang ma ortu.ortu pengen bgt sy bisa masuk k jur favorit,bisa mngangkat derajat ortu,n da jaminan kerja,yaitu guru.tp sy tak mau.selain itu,sy sama sekali tak berminat menjadi guru,karna sy tau kemampuan sy yg tak mgkn mnjadi guru.akirnya,sy memilih salah satu univ negri trnama di depok.ortu sempet kecewa,karna jur yg sy pilih bukan kependidikan,sastra jepang lagi.sy optimis.tp doa ortu lebih dahsyat.sy ditrima di univ pendidikan negri di bandung.sy shock.smp skr sy tak bisa terima.tp gara2 yg mendukung perkuliahan sy adalah kakak2 sy,mau gimana lagi.smp skr,walau sy rajin kuliah,sy tak prnah sungguh2 mmperhatikan.bhkan sy pesimis akan nilai sy.teman sekelas pun sy kurang suka.sy tak trlalu pandai bergaul.akirnya sy lebih mementingkan kegiatan di luar perkuliahan dan mencari teman di sana.sy sngat trtekan dgn perkuliahan n masalah teman.mohon solusinya.makasih.
    wslm.

  13. January 16th, 2009 at 23:20 | #13

    @hanihon

    contoh buku pengembangan diri: 7habits, esq-nya pak Ginanjar, dan lain-lain. yang penting hindari membaca buku yang sifatnya memberikan judgement kepada kita, ya seperti “kamu ini orangnya gini, bisanya gini”. saya sangat menyanksikan keilmiahan hal itu, kecuali sudah ada penelitiannya

    @felis

    alaykumsalam
    Felis yang dirahmati Alloh,
    hal yang paling menyenangkan di dunia adalah mengerjar mimpi-mimpi, itulah yang dikatakan seorang pemimpi yang penuh motivasi.
    Bila dipandang dari sudut psikologis, memang orang seperti itulah yang motivasinya paling bagus, karena motivasinya berasal dari dalam diri. Lebih awet dan bersemangat. Oleh karenanya, saya selalu menekankan kepada semua klien-klien dan siapapun yang berkonsultasi kepada saya tentang studi atau pekerjaan yang akan mereka pilih adalah benar-benar bidang yang mereka sukai dan minati. Dan selama ini, saya hampir selalu menemui orang-orang sukses yang seperti itu, sekalipun jurusan kuliahnya tidak favorit. Ingat, selama dimensinya itu halal, tidak ada pekerjaan terbaik, karena semua pekerjaan itu baik.

    Pun demikian, kadang mimpi juga berbenturan dengan alam nyata. Ya, contohnya seperti yang Felis alami saat ini. Mimpi Felis berbeda dengan orang tua. Nah, untuk menghadapi yang seperti ini haruslah dilakukan komunikasi yang benar-benar bagus. Libatkan pihak ke3 bila perlu, seperti kakak, saudara, atau bahkan dengan orang yang sudah sukses di bidang yang Felis inginkan, yaitu sastra jepang.

    Tapi, melihat keadaan Felis yang seperti ini, yaitu sudah kuliah di universitas ternama di Bandung, kalo saran saya ada 2 pilihan yang harus Felis pilih salah satunya, pilihannya yaitu

    1. tetap meneruskan kuliah di tempat yang sama
    nah, istilahnya felis itu sudah ‘terlanjur basah, jangan sampai tidak mendapat ikan-nya’. Selalu ada rahasia di balik suatu pilihan, siapa tahu Allah memiliki rencana besar di balik diterimanya Felis di PTN tersebut. Seperti kisah guru sma saya dulu ketika akan masuk kuliah. Beliau paling tidak suka belajar matematika, tapi orang tuanya yang otoriter memaksanya untuk menjadi guru matematika. Bila beliau tidak mau, maka orang tua tidak akan membiayai studinya. Akhirnya dengan terpaksa beliau kuliah di IKIP jogja (sekarang jadi UNY). Dan subhanAlloh, beliau menemukan sesuatu nikmat yang luar biasa setelah itu. Yaitu mengajar. Beliau katakan bahwa mengajar anak-anak belajar matematika adalah hal yang menyenangkan dan mengasyikan. Dan manfaat itu kami rasakan semua. Beliaulah guru yang membuat teman-teman anti matematika menjadi pro-matematika. Beliaulah guru yang mengajar selayaknya ibu dengan anaknya.

    Tips menyenangi kuliah/pekerjaan yang tidak kita inginkan: mencoba menyenangi hal-hal yang ada di dalamnya dan membuat kita senang.
    misal: senangilah dosennya, senangilah teman-teman, senangilah ruangan kuliah, senangilah jalan menuju kampus, senangilah organisasi, dan kalo benar-benar sudah tidak ada yang disenangi, orang bilang mending pindah saja.

    2. segera pindah jurusan ke jurusan yang Felis inginkan
    hal yang paling tidak mengenakan di muka bumi adalah mengerjakan sesuatu yang tidak kita senangi. Hampir bisa dipastikan hasilnya akan jelek. Mengenai hal ini, ada sebuah kisah nyata juga, guru Kimia saya di SMA dulu. Beliau ini termasuk orang yang cerdas. Beliau merupakan mahasiswa kedokteran. Tapi, karena beliau tidak suka bidang itu, dan sangat menyenangi kimia, akhirnya beliau pindah ke jurusan kimia (saya lupa apakah teknik kimia atau kimia murni). Setelah itu beliau sukses menjadi pegawai perusahaan. Beliau sempat sakit (sepetinya agak parah), sehingga beliau memutuskan untuk menjadi guru kimia saja yang tidak begitu melelahkan. Dan yang kami rasakan dulu , beliau adalah guru kimia spektakuler yang disiplin tapi sangat jelas dalam mengajar.

    Nah, menurut saya segera mungkin Felis putuskan di antara kedua itu. Petimbangkan matang-matang dan mintalah pernyataan dari hati Felis. Diskusi dan komunikasikan dengan orang-orang yang paham Felis, terutama orang tua. InsyaAlloh, bila disertai niat yang lurus (apalagi membahagiakan ortu), kebahagiaan itu ada. ingat, ridho orang tua itu ridho Alloh juga.

    walllahu’alam.
    salamu’alaykum.

  14. pundhy
    January 18th, 2009 at 03:46 | #14

    permisi saya mau bertanya walupun melenceng dari permasalhan diatas..saya tidak tahu lagi mau cari informasi dari mana lagi….begini saya sekarang duduk di kelas 3 sma..suatu hari saya menemukan seorang wanita yang saya sangat sukai kita pun menjalani hubungan banyak hal yang saya tidak suka..seperti dia minta ijin pergi dengan co lain dan dia bosan dirumah dan saya mengijinkan dia untuk pergi bersama orang lain karena dia bilang bosan dan saya juga tidak bisa menemaninya hari itu….dia marah marah saya binggung harus bagaimna apa saya salah???dan lain waktu saya menelfon dia dan kami membicarakan mantan yang dia sayangi,saya terima dia membicarakan mantan nya itu susah payah saya menahan amarah…pada saat tahun baru 2009 kita punya acara berduaan tapi pada saat hari Hnya dia tidak mengabari saya sampai pukul 8 malam.saay menelfon dia menanyakan dia dimana ternyata dia berada dirumah temanya dan merayakan dirumah temanya dan saya bertanya kepada dia “kenapa gk bilang mau pergi??”dia menjawab kenapa kmu gk kabarin ak duluan…aneh tapi nyata saya selalu memaafkan dia karena saya sangat tidak kehilagnan dia..tapi tuhan berkata lain kami pun putus pada tgl 11 januari hari iut sangat lah berat bagi saya..putus hanya karena masalah yang bagi saya hanya salam paham,pada hari jumat sebelumya saya pergi dengan teman saya dan mantan saya untuk membeli formulir universitas saay bertemu mantan saya juga secara tak sengaja setelah itu hari sabtunya saya bertemu dengan pacar saya lalu setelah itu saya mengantarkan pacar saya dan teman saya.teman saya bilang kepada saya bagaimana kemaren pergi sama mantan seharian??saya binggung menjawab apadan setelah itu pacar saya langsung memarahi saya dia bilang saya telah membohongi dirinya karena tidak bercerita saya telah pergi bersama mantan saya..kami pun bubar hanya karena masalah itu.tapi sampai saat ini saya masih binggung dengan dirinya hidupsaya pun berantakan jadwal belajar saya kacau setelah bubar kami jarang kontak tapi kami masih bicara seperti orang berpacaran.kemaren malam saya sms dia dan bertanya kepada dia apa kmu masih menyayangi saya???dia menjawab apa lagi yang harus dibahas ak capek terlalu bnayak masalah lain jagn bikin masalah baru lagi ak mohon.apa maksudnya??apa dia belajar melupakan saya???banyak moment penting saya bersamanya apa dia lupakan begitu saja??.tadinya saya berencana mau kembali bersamya setelah uan tgl 24 april tepat dimana harusnya kami 4 bulan…saya bilang kepadanya apa “kmu mau balik menjalani hubngan bersama saya di tgl 24 april nanti?? dia menjawab insyallah,kita gk pernah tau rencana tuhan”..dia orang yang membingungkan saya tidak bisa meninggalkan orang seperti dia yang menurut saya baik saya binggung harus bagaimana lagi agar dia tau saya menyayanginya dan menunggu dia..bantu saya hidup saya berantakanapa yang harus saya lakukan

    terima kasih telah membaca mohon bantuannya

  15. rini
    January 22nd, 2009 at 15:26 | #15

    Assalamu’alaikum…
    mas, saya ingin berkonsultasi masalah diri saya.sya berharap mas firman bisa membantu saya.
    saya 21 thn n sdh berkerja.selama ini saya direpotkan dg kepribadian diri saya.suatu ketika tanpa g disengaja saat saya berkumpul dg sodara2,kakak sya nyeletuk bahwa saya memiliki kepribadian yg berubah2 alias ganda.stlh sy pikir2,memang benar jg!.tanpa sadar saya telah membunuh karakter asli yg saya miliki.dan sampai skr sy g’ tau seperti apa pribadi saya sesungguhnya.rekomendasi kakak lbh baik sy di ikut les kepribadian..padahal sama j musti psikoterapi!!
    sy pikir bahwa sy seperti ini karena saya tidak pede.akhirnya sy dipindahkan kejogja.walopun prestasi terus naik,tapi diri saya kacaw.suka ngambek, marah2, gampang sensitif pokoknya temperamen!,,untuk menutupi kekurangan agar tidak dijauhi teman2, akhirnya sya gampang mengikuti pribadi orang yg mana notabenenya menyenangkan.mungkin karena sifatq ntu, sya jd gampang lupa.apa mungkin otaknya udah soak y??hehehehe,,

    mas, tolong dijawab y!krn sy sgt butuh n sgt menginginkan kepribadian diri yang sebenarnya. jujur aja, saya ingin menjadi pribadi yang menyenangkan.krn dr awal misi saya ingin hidup bermanfaat bagi orang disekitarnya.bukan menyusahkan seperti apa yang saya alami skr ini.,,apalagi kalo mas firman juga mau membantu memberikan saran cara mengembangkan n mengeksplorasikan diri saya,,
    tolong y…:)

  16. January 24th, 2009 at 23:58 | #16

    @pundhy
    Pundhy yang baik hati,
    Apa yang dialami Pundhy saat ini adalah hal yang wajar dialami oleh seorang pecinta. Cinta itu abstrak tapi nyata. Kita bisa merasakannya dan mengetahui tanda-tandanya, antara lain: takut kehilangan, rela berkorban, cemburu, selalu ingat kepada yang dicinta, dan menaruh harap padanya.

    Gejolak cinta tertarik pada lawan jenis yang meluap-luap memang lumrah terjadi pada remaja seusia Pundhy. Kalo di psikologi hal itu dinamai sebagai Tugas Perkembangan Remaja. Keberhasilan Pundhy menyelesaikan tugas itu kelak akan menentukan perkembangan Pundhy selanjutnya. Bila Pundhy bisa bermain ‘cantik’ pada tahap ini, insyaAlloh perkembangan berikutnya akan bagus dan lancar.

    Pun demikian, nyatanya beberapa remaja gagal melewati tahap ini. Mereka kemudian menggunakan narkoba, minum-minuman keras, bergaya hidup hedonis, bahkan hingga melakukan pembunuhan dan bunuh diri. Semua itu mereka lakukan karena kekurangtepatan dalam menghadapi cinta. Mereka patah hati, tidak bisa menerima realita bahwa orang yang dicintainya tidak mencintai dirinya. Mereka tidak bisa memahami hakikat cinta sejati. Mereka merasa dikhianati dan lain sebagainya. Semua itu mendorong mereka untuk melakukan perlarian. Dan seringkali pelarian yang dipilih adalah pelarian yang salah. Seperti yang sebutkan di awal, napza, minuman keras, dan semacamnya.

    mencintai dan ingin dicintai adalah hal yang fitrah
    Alloh berikan hal itu sebagai salah satu perhiasan dan karunia besar bagi umat manusia

    Sebagai bentuk penghormatan atas kesucian cinta, Islam sudah mengatur tersendiri masalah ini.
    Dalam islam tidak ada kata pacaran, dalam arti hubungan dekat dan spesial antara seorang laki-laki dan perempuan, biasanya sudah melibatkan syahwat dan nafsu.

    Yang ada adalah menikah, seperti yang dicontohkan Rasulullah saw yang menikahkan putrinya, Fatimah ra dengan Ali bin Abi Thalib ra dalam usia muda. Begitu pula dengan Fachri dan Aisya pada novel “Ayat-ayat cinta”

    Bila ditimbang, lebih banyak kerugian pacaran daripada manfaatnya, contohnya ya seperti yang, maaf, Pundhy alami saat ini: sulit kosentrasi belajar, hidup hampa, kecemasan tak berdasar, dan sebagainya.

    Nah, kemudian bagaimana cara menghadapinya. Ini ada beberapa tips dari saya:
    1. sibukkan diri dengan hal positif yang Pundhy suka, misal sepakbola, piknik ma teman-teman, atau hal-hal lain yang berguna
    2. berpikirlah lebih dalam lagi. “Apa mau masa depan Pundhy itu digadaikan hanya karena cinta tak berdasar? Ingat besok UAN! Hanya ada tiga hari (kalo gak salah) waktu yang akan menentukan apakah Pundhy melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau justru tetap tinggal di sekolah.”
    3. coba ke rumah sakit, nengok orang sakit, atau jalan-jalan dan lihat pemandangan di tiap perempatan, perhatikan keadaan perkampungan kumuh, dengan melihat hal-hal itu akan muncul rasa syukur pada diri kita dan otomatis pikiran bahwa “diri kita paling menderita di dunia” akan hilang dengan sendirinya.
    4. tingkatkan diri untuk dapat segera menikahi dengan jalan syar’I, siapkan ma’isyah (pekerjaan, penghidupan) sebelum a’isyah. Kalo diaplikasikan pada kehiidupan yang nyata, ya, persiapkan pekerjaan yang dapat menafkahi istri, siapkan kondisi jiwa dan mental dewasa untuk memimpin keluarga, carilah ilmu dan petunjuk untuk memandu anak-istri meraih cinta-Nya.
    5. bangun dan hiduplah di lingkungan yang kondusif, lingkungan yang tidak banyak atau tidak ada orang menjalin kasih tanpa ikatan suci pernikahan.
    6. perbanyak beribadah, tulus dan terus berharap dalam tiap doa.
    7. yakinlah bahwa suatu saat nanti, Pundhy akan dipertemukan oleh jodoh sejati Pundhy, dan yakinlah jodoh itu jauuuuuuhh lebih baik daripada wanita yang Pundhy cintai saat ini (dibenarkan oleh pendapat hasil pengamatan peneliti UGM). Boleh jadi sekarang Pundhy mengatakan bahwa dia adalah wanita idaman saya dan wanita yang paling saya cintai, tapi besok??? Tidak ada yang tahu. Kata-kata mantan Pundhy yang mengatakan

    InsyaAlloh, kita gak pernah tahu rencana Tuhan” merupakan bukti nyata bahwa belum tentu 4 bulan lagi dia masih mencintai Pundhy.

    Yang perlu diingat”Jangan buang rasa cinta itu. Tapi cukuplah dipendam dan disalurkan dalam bentuk lain, bentuk yang islami tentunya.”
    8. Kadang kala orang mempunyai legitimasi bahwa justru dengan pacaran, motivasi belajar kita akan bangkit, prestasi lebih mudah diraih. Nah, itu pendapat yang tidak tepat. Mengapa? Karena sebenarnya pacaran itu bila mau dikategorikan motivasi, termasuk motivasi eksternal. Dan dampak motivasi eksternal terhapap diri seseorang itu hanya 30%-an, selebihnya adalah motivasi internal, yaitu motivasi dari dalam diri kita. Kalo dipikir lebih dalam lagi, kerugian yang akan didapat dari ‘pertaruhan itu jauh lebih besar’. Kalo patah hati, hmmm, banyak remaja yang kemudian menjadi sangat-sangat-sangat tidak bersemangat. Bisa dibayankan kan bagaimana dengan sikap dalam menghadapi UAN?

    Barang kali hal di atas agak sulit bagi Pundhy tapi percayalah bahwa Allah tidak membebani seorang hamba melainkan dengan kesanggupannya. Laa yukallifullohu nafsan illa wus’aha.

    Wallahu’alam.

  17. pundhy
    January 25th, 2009 at 03:21 | #17

    @firman
    sip terima kasih bantuannya kemarin saya menjenguk teman saya di rs lalu saya benar yang seperti mas firman katakan saya jauh lebih beruntung dari ini..dan saya sadar hidup ini kalo tidak ada rintangan seperti ini sangat tidak berharga semua terasa datar..saay sangat berterima kasih kepadanya yang telah mengajarkan cinta dan apa arti kedewasaan sekarang saya tidak bisa memaksanya untuk kembali,benar semua rencana tuhan kita tidak tahu..ak hanyalah seorang aktor yang bermain film tanpa naskah sang sutradaralah yang mengatur skenario brikutnya..hidup ini adalah film terbaik sepanjang masa dan ketika bersamanyalah film itu merasa sempurna walau hanya 17 hari.mungkin hikmah yang bisa diambil sekarang hanyalah karena kita mau UAN tuhan pisahkan kita untuk semntara agar kita konsen belajar..kalo saya berdoa pada tuhan untk kembali apa salah???saya tidak pernah merasa seperti ini dulu saya sama mantan saya yang lain tidak seperti ini..entah kenapa saya bisa merasa yakin kepadanya.apakah salah ya berdoa agar bisa kembali kepadanya???saya selalu berdoa untuk itu dan lulus uan..say tidak pernah merasa menyesal pernah jatuh cinta padanya sampai saat ini saya hanya merasa bersalah telah melukai hatinya yang mungkin tulus kepada saya dan saya torehkan luka di hatinya tanpa sengaja…semua orang blang dia yang salah termasuk orang tua saya sendiri tapi dari sudut pandang saya,saya lah yang salah kenapa saya tidak bilang kepadanya..dan kenapa teman saya harus berkomentar bagaimana hari saya bersama mantan saya kenapa ini semua harus terjadi????…
    terimakasih atas bantuannya saya masih butuh banyak bimbingan lagi

  18. pundhy
    January 26th, 2009 at 04:33 | #18

    masalah selalu saja ada tapi selalu berkaitan dengannya apa ini pertanda bahwa sata sudah tidak mungkin kembali lagi dengannya????masalah masalah baru saling keluar saya binggung mau bagaimana menghadapi masalah ini.dan saya tidak bisa berhadapan dengan dia mau langsung maupun lewat msn(chatting)semakin berat masalah saya blom masalah masuk perguruan ui dan juga masalah uan.saya letih memikirkan hal itu saya berusaha tidak memikirkan tapi selalu saja ada yang membuat saya ingat aneh…saya heran kenapa saya begitu mencintainya..saay selalu berdoa untuk bisa kembali tapi apakah takdir saya sudah tidak bisa dan saya memaksakan takdir??saya binggung saya tidak pernah berhasil di dunia percintaan selalu saja gagal dan saya bertanya kepada diri saya sendiri kenapa harus dia yang saya sakiti kenapa wanita yang begitu baik kepada saya,saya sakiti.menurut saya dia adalah wanita cantik dan baik kenapa saya sia sia kan??saya orang terbodoh yang pernah menyia yiakan dia…saya orang yang sulit membuka hati untuk orang lain saya takut mengecewakan orang lain lagi….saya ridak punya temapt untuk bercerita saya anak tunggal,saya menganggap dia adalah kaka saya sebelum kita jadian..knaoa ini semua harus terjadi??kenapa saya torehkan luka di hatinya yang baik?tahun ini tahun penuh pelajaran..saya mau bercerita dengan orang tua saya mereka sibuk masing masing dengan urusan mereka…cinta memang tidak harus memiliki tapi apa saya senang ketika dia berpegangan tangan dengan orang lain???apa saya senang ketika dia mungkin menciumnya??saya tidak akan pernah senang melihat itu..saya merasa saya tidak berguna untuknya selalu saja menyakiti perasaanya….saya hampir putus asa dengan semua msalah ini tapi saya lewati dengan sabar..tapi kesabaran ini sudah tidak tertahan mau menangis tidak akan membuat dia kembali kepada saya..saya akan terus merasa bersalah jika dia tidak kembali kepada saya memaksa memang tapi jika tidak rasa bersalah selalu menghantui saya…saya selalu bertanya kenapa kenapa dan kenapa??air mata saya juga sudah banyak yang keluar ketika mengingat dirinya,ketiak first kiss saya dengannya saya tidak akan pernah mencium seseorang bila saya tidak merasa yakin..ternyata tuhan berkata lain saya binggung letih dan cape mau bagaimana supaya dia kembali di mulai dari awal lagi apa dia mau kalau tidak saya binggung harus apa lagi….

    mohon bantuanya

  19. pundhy
    January 26th, 2009 at 07:41 | #19

    setiap kali bercerita tentang mantannya saya selalu menjadi pendengar yang baik..supaya saya bisa awet dengan dia tapi apa daya saya selalu sial dalam hal percintaan..kadang saya bisa bersikap dewasa kadang saya suka merasa seperti ini ada hal yang mengganjal dalam hati tidak ada rasa nyaman…hati penuh rasa himpitan rasanya ingin diselesaikan sekarang tetapi tidak mungkin karena dia tidak mau membahasnya saya selalu menunggunya.walau kata orang lain saya mengemis cinta tapi saya tidak peduli dengan hal tersebut..jika mas bertemu dengan dia mungkin mas bisa bilang saya adalah orang bodoh yang menyianyiakan dia.saya ingin kembali pada saat hari sabtu tgl 10 januari tapi apabisa waktu diulang??waktu terus berputar tanpa henti..saya ingin menyibukan diri saya tetapi saya selalu teringat dia..apaun yang saya lakukan saya ingat dia….saya sulit melupakan orang lain yang saya sayangi seadanya tidak terjadi mungkin hari ini saya akan melewati bersamanya,saya benar benar sedih sekarang,ketika saya jadi pertama kali denganya yang saya ucapkan pertama kali adalah “apa ini semua hanya mimpi”??saya benar benar tidak menyangka saya bisa memilikinya.dan seadainya dia membaca semua yang saya tulis apa yang dia rasakan???.saay benar benar korban cinta..saya sudah pernah dihianati dan pernah membohongi orang lain apa ini karma saya??.saya ingin merusak diri saya sendiri tapi itu semua tidak bisa membuat dia kembali,saya sekarang hanya bisa menangis seharian penuh..saya ingat ketika saya dengan dia merencanakan untuk foto “pra wedding”mungkin itu hanya sebuah hayalan karena saya sangat menyukai fotografi.saya hanya bisa mendoakannya sekarang..saya tidak yakin bisa lulus uan dengan perasaan seperti ini…saya bisa ceria disekolah menutupi perasaan yang sebenarnya tapi dalam hati yang sangat dalam saya benar benar hancur..dan saya ingat ketika saya memberikan cincin kepadanya dia tersenyum menanyakan “ini apa??”dan terdapat surat untuknya.saya berusaha sekeras mungkin mendapatkan cinta dia bukan hanya sekedar membuat dia menyukai saya tetapi saya berusaha agar dia mencintai saya..semua itu berantakan ketika dia memutuskan saya dengan alasan yang tidak jelas…saya juga tidak percaya ketika ptus dengannya sekali lagi ku ucapkan”apa ini mimpi??”.haruskah ku menyerah mendapatkannya lagi???..benar benar penuh kenangan tahun ini cobaan apa lagi yang akan datang??.saya pernah bilang kepadanya”aku ingin kmu jadi yang terakhir dan aku takut kehilangan kmu”ternyata ketakutan ku menjadi kenyataan…dulu saya suka menyiksa diri saya sendiri dengan cutter tetapi sekarang saya berusaha menahan itu..banyak kenangan yang ingin saya ceritakan kepada mas firman…hari sabtu tgl 24 januari tepat dimana saya dan dia 1 bulan bersama saya sms dia saya memohon maav atas semua yang terjadi dan dia juga meminta maav kepda saya dan say bilang”kalo emang tuhan mengijiinkan kita balik,ak siap dan gk akan ngelakuin kesalahan yang sama”dia tidak membalas sms saya..banyak juga hal yang belum saya lakukan bersamanya seperi foto pra wedding,foto di kota lama,makan malam berdua,menyanyikan lagu untuknya,dan membuatkanya makana dan tidak lupa membantu saya belajar membaca alquran lebih baik lagi…tolong saay mas,saya tidak punya siapa siapa lagi yang bisa saya peluk ketika saya sedih…say ingat ketika kita bercanda sebelum say tidur dia bilang “harusnya ak yang jadi guling buat kmu tapi muhrimin dulu”kata kata itu yang membuat saya senyum dan selalu tertawa..pernah suatu ketika kita jalan melihat lihat dan ada sebuah toko furniture kita merencanakn apa saja yang akan dibeli nanti di masa depan..ternyata hncur begitu saja,saya sendiri tidak tahu apakan dia masih ingat itu atau tidak..menyakitkan memang tapi saya hanya bisa menangis..sebagai laki laki saya menghatakan bahwa saya bukan lelaki yang suka memainkan perempuan dan saya adalah orang yang mudah menangis..apalagi melupakan orang lain sangatlah sulit bagi saya….ada lagi ketika saya menjemputnya kesekolahnya yang jam 06 30 sudah masuk berbeda dengan saya yang jam 7 baru masuk.disitu saya berinisiatif untuk mengantarnya sekolah setiap hari tetapi dia menolaknya krena dia kasihan dengan saya maka dibuatlah setiap selasa saya mengantarnya baru sekali saya mengantarnya sekolah dan ternyata selanjutnya tidak bisa lagi karena saya sudah bubar..saya waktu itu menjemputnya dengan menggunakan motor ketika di perjalanan dia mengatakan”yuk kepuncak tapi naek motor”saya blum bisa melakukan janji tersebut karena saya blom punya sim motor saya hanya punya sim mobil..saya ingin menepati janji tersebut tapi bagauimana jika sudah bubar seperti ini..walaupun dia egois saya sangant menyanginya dan mencintainya..saay tidak pernah menyesal menjadi matahari buatnya..saya rela kehilangan teman daripada kehilangan dia..sekarang saya kehilangan keduanya..saay benar benar ingin kembali kepadanya mas,sumpah saya ingin kembali kepadanya…saya berpuasa jika bisa kembali kepadanya..melakukan nazar untuknya..tahajud saya jalankan begitu pula solat hajat..saya selalu berdoa aagr bisa kembali…apa bisa dikabulkan??saya sangat sedih saat ini..belum pernah merasa sehancur ini..saya mencoba melupakan tapi sulit..benar benar banyak hal manis bersamanya..

    241208-110109 terlalu manis untik dilupakan..

  20. pundhy
    January 26th, 2009 at 15:43 | #20

    mas,hari ini saya merasa begitu aneh dan sedih ..hari ini saya pergi ke daerah bsd tempat dimana pertama kali kami jadian tapi kali ini saya pergi bersama papa saya…saya melihat begitu banyak pasangan yang sangat mesra seperti saya dulu..hari ini saya menonton film”yes man”film yang menarik untuk saya,saya duduk di bangku atas dan di tengah..dan di sebelah pojok saya ada pasangan yang sangat mesra menurut saya mengingatka saya pada dia..berpegangan tangan pada saat menonton kadang menanyakan hal yang tidak perlu ditanya”dingin apa gk?”saya sangat ingat hal itu..saya semakin letih untuk berfikir dan saya semakin merasa bersalah kepadanya..
    terima kasih telah membaca mohon bantuannya..

  21. ocha
    January 27th, 2009 at 05:36 | #21

    bagaiman cara menterapi orang yang suka berhubungan dengan orang (pacaran) belum ada waktu 1 bulan sudah bosen ditinggalkan denagn alasan gak jelas dan orang itu suka menyendiri ?

  22. January 28th, 2009 at 02:54 | #22

    @rini
    alaykumussalam …
    Mbak Rini yang budiman,
    mengenai “tantangan” yang sedang Mbak Rini hadapi saat ini, ada baiknya kita bedakan terlebih dahulu tentang apa itu kepribadian, emosi, dan mood.
    Setelah itu, kita tilik apa yang disebut Kepribadian Ganda.

    Kepribadian dalam bahasa Inggris diistilahkan dengan kata personality. Personality sendiri merupakan kata serapan dari bahasa latin yang berarti topeng. So, secara harfiah, arti kepribadian adalah topeng yang kita gunakan untuk berinteraksi dengan orang lain. Wajar bila kita punya banyak “topeng”.

    Kepribadian secara ilmiah, ada banyak definisi. Setiap ahli kepribadian punya definisi sendiri-sendiri. But, intinya kepribadian adalah serangkaian sifat dan pola perilaku yang dimiliki seorang individu, sifatnya khas dan unik. Untuk situasi dan stimulus yang hampir sama, respon perilaku yang ditunjukkan juga hampir sama dengan respon yang dahulu. Dalam psikologi barat, tidak ada dimensi evaluatif untuk kepriadian. Jadi, tak ada istilah kepribadian baik dan kepribadian buruk. Semuanya adalah kepribadian dan memang seperti itulah kepribadian seseorang. [tapi saya tidak sepakat dengan hal ini, karena kepribadian dalam dimensi Islam sama dengan konsep akhlaq, dan nyatanya ada akhlaq mahmudah, khorimah - baik, terpuji; dan akhlaq mazmumah - buruk].

    Emosi merupakan reaksi individu yang meliputi perasaan dan perilaku terhadap suatu kejadian. So, dalam emosi selalu ada objek penyebab, reaksi perasaan, dan respon perilaku. Misal, Mbak Rini dinobatkan sebagai pegawai teladan. Mengetahui hal itu (kejadian), perasaan Rini jadi senang (reaksi perasaan), mukanya cerah, bibirnya tersenyum lebar, gerakannya energik dan penuh semangat (respon perilaku).

    Mood adalah suasana hati yang tidak terfokus dan tak tahu di mana letaknya, tapi berdampak pada perilaku kita. Dampak mood ini berbeda antara orang yang satu dengan yang lain. Orang yang sudah terlatih dapat mengesampingkan moodnya itu. Seperti pelawak yang tetap bisa melawak padahal perasaannya sedang tidak enak. Contoh mood misal Mbak Rini yang biasanya rajin menyapu tiba-tiba menjadi males menyapu, ketika ditanya mengapa, jawabannya “Males aja”. Nah, itu merupakan indikasi ketidak-mood-an mbak RIni.

    Nah, dari situ dah bisa ke jawab kan, sebenarnya mbak RIni yang temperamen, suka marah, suka ngambek itu sebenarnya lagi ngapa. Kalo ada obyeknya berarti itu lagi emosi [emosi tidak sama dengan marah!], dan respon emosi itu bisa dilatih. Jika mbak Rini mau dan siap, mbak RIni bisa belajar mengendalikan marah. Kalo saya tulis di sini akan terlalu panjang, besok saya ditagih ya untuk memberikan penjelasan “Bagaimana menyikapi marah?”

    Kalo mbak Rini sedang tidak mood, ya itu berarti suasana perasaan mbak Rini saja. Barangkali ada peristiwa lalu yang masih membekas atau perkataan orang yang kemudian mengganggu perasaan mbak Rini. Cara mengatasinya, ya dengan membuat mood jadi bagus. Misal bila sedang sedih maka bahagiakanlah orang lain. Tunggu saja reaksimu! inyaAlloh kalo ikhlas, kebahagiaan yang dirasakan orang lain itu akan tertular pada diri mbak Rini. Selain itu bisa juga dilakukan dengan doing something yang mbak Rini suka. Tentu, dalam hal ini mbak Rini lebih tahu daripada saya. Melihat ke bawah (orang sakit, anak jalanan, film) juga dapat menaikkan mood kita.

    Mengenai kepribadian ganda, insyaAlloh mbak Rini tidak mengalami ini. Kepribadian ganda atau bisa disebut Multiple Personality Disorder merupakan gangguan kepribadian di mana ada dua atau lebih pribadi dalam satu tubuh. Untuk lebih lengkapnya silakan baca MPD yang pernah saya tulis di blog saya yang dulu, please click here. Dibaca sampe comment2ny ya.. barang kali bisa membantu.

    Mengenai mbak Rini yang suka meniru-niru kepribadian orang lain, hal itu tidak salah. Wajar manusia melakukan hal itu. Dalam psikologi belajar saja ada istilah modeling, yaitu jenis belajar degan meniru perilaku orang lain. Meniru itu hukum alam, buah dari kesukaan dan ketertarikan kita pada orang lain. Semakin cinta seseorang itu dengan seseorang ataupun suatu hal, semakin mirip perilakunya dengan apa yang dicintainya. Kemiripan itu bisa disadari bisa juga tidak. Sebagai contoh, lihat aja bagaimana para anak muda meniru-niru gaya, mulai dari gaya rambut ampe gaya bicara, tokoh-tokoh pujaannya. Entah itu anak band, pemain film, maupun penyanyi dangdut.

    So, yang jadi permasalahan adalah apa yang mbak RIni cintai - simpati-i, serta siapa orang yang mbak Rini tiru perilakunya. Islam adalah agama yang benar, banyak hikmah ajarannya yang kemudian senada dengan fakta-fakta ilmiah. Salah satunya ya kasus seperti ini. Kita diperintahkan untuk mencintai Allah, Rasulullah saw, dan orang-orang beriman. Dengan begitu, sifat kita akan mirip dengan mereka. DAn sebaik-baik orang yang ditiru perilakunya adalah RAsulullah saw. Mari baca sirah (sejarah) Nabi Muhammad saw lagi, niscaya akan kita temui kepribadian yang tiada duanya.

    Lalu apa salah bila kita meniru orang selain Nabi Muhammad, tentu saja jawabannya tidak selama yang ditiru adalah kebaikan. Kiranya itu saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf bila ada salah.
    Wallahu’alam.

  23. January 28th, 2009 at 13:59 | #23

    @ocha
    Ocha yang baik,
    Sebenarnya data mengenai orang yang Ocha ceritakan itu belum jelas. Karena ada banyak hal yang masih bersifat dugaan. Bisa jadi dia memang suka melakukan hal itu, sehingga hal itu sama saja dengan kegemaran, bukan gangguan. Tapi, bila dia sudah merasa tidak nyaman dengan perilakunya tersebut, seperti ada hal yang tidak jelas yang mendorongnya untuk berbuat demikian [berganti-ganti pacar], perasaan bersalah setelah berganti pacar tapi tidak bisa men-stop-nya, itu bisa jadi sebuah gangguan. Mungkin obsesive kompulsif, atau bisa juga gangguan kontrol diri.

    Cara menanganinya tergantung dengan gejala-gejalanya dan diagnosis yang ditegakkan. Sejauh ini, saya masih beranggapan bahwa hal itu hanya kebiasaan saja.

    Saran saya adalah mengajak diskusi orang tersebut dengan santai, baik, tapi serius. Tanyalah, “Mengapa ia berbuat demikian? Bagaimana bila ibunya atau anak perempuannya besok di-begitukan oleh laki-laki lain seperti dia mem-begitukan pacar2nya.” Minta pula bila ia mau cerita tentang masalahnya, siapa tahu dia punya problem tersendiri, phobia, trauma, de el el yang menyebabkan dia menjadi penyendiri.

    Cobalah untuk menjadi teman yang baik baginya.
    Wallahu’alam.

  24. January 28th, 2009 at 17:54 | #24

    .

  25. February 3rd, 2009 at 11:08 | #25

    @pundhy
    Pundhy, semoga bila Allah mengijinkan, kita bisa bertemu. Aamiin.
    Saya pengen mendengar langsung cerita dari Pundhy [sebenarnya masih banyak hal yang Pundhy pendam dan ingin sampaikan kan?] :)

    Sabar ya Pundhy, jadi anak tunggal memang dilematis. Dan memang hal wajar bila anak tunggal kemudian menjadikan orang lain sebagai kakak atau pun adik. Manusia itu makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Tidak ada yang salah dengan hal ini.

    Mengenai saran, sebaiknya terus lakukan ya Pundhy bisa. Pertahankan yang sudah berhasil dan coba tambah sedikit demi sedikit. Semoga Pundhy diberi pertolongan-Nya.

    Saya bisa memahami apa yang Pundhy rasakan. Selalu teringat kepadanya. Ya, itulah resiko dari jatuh cinta. Jatuh cinta kadang buat kita terbang tinggi. Dan saat terbang tinggi itulah kita rasakan kenikmatan dunia, kasih sayang, orang tercinta, dan berjuta rasa indah.

    Pun, hal yang sering dilupakan orang dalam keadaan itu adalah lupa bahwa suatu saat nanti akan jatuh. Orang yang tidak siap, akan merasa sakiiittt sekali. Terlanjur terbuai dengan mimpi berdua yang belum tentu dapat diwujudkan.

    TApi, hal itu bisa diatasi. Yaitu dengan “bangun cinta”. Sesuatu yang kita lakukan terhadap orang yang mesti kita cinta. Seperti cinta terhadap istri nanti.

    Ud’uni fa astajiblakum.
    “Berdoalah kepada-Ku maka Kukabulkan”

    Tak ada yang salah dengan berdoa. Bila kita yakin, insyaAlloh doa kita selau dikabulkan. Ada 3 bentuk pengabulan doa:
    1. Langsung dikabulkan saat itu juga.
    2. Dikabulkan tapi ditunda pemberiannya pada saat yang tepat.
    3. Dikabulkan dengan diganti dengan lebih baik.

    Wallahu alam.

  26. pundhy
    February 3rd, 2009 at 12:24 | #26

    yap saya berharap saya bisa cerita langsung dengan mas firman…kapan dan dimana nih???hahaah.saya mencoba bangun dari ini sulit memang..saya ingat kata teman saya semua orang pasti merasa jatuh..hmm,saya merasa yakin kalo dia akan kembali lagi ntah kenapa merasa sangat yakin…ak berharap bisa kembali setelah uan selesai amin….

  27. pundhy
    February 4th, 2009 at 11:41 | #27

    kapan nih mas bisa ketemu??tinggalnya dimana dulu nih??jakarta bukan??kalo emang di jakarta bisa ketemu secepetnya gk mas?soalnya semakin lama semakin berat masalah ini saya butuh orang untuk mendengarkan saya mas..kalo bisa di citos ya mas,jadwalnya hari sekolah aj pulang sekolah karena saya bisa pas hari sekolah kalo weekend saya belajar sambil meratapi nasib.haahh.kalo bisa sebelum tanggal 15 febuari ya mas..saya sangat butuh,sangat berat semakin hari..
    secepatnya kabarin ya mas…terima kasih sebelumnya

  28. February 4th, 2009 at 14:56 | #28

    @pundhy
    sebelumnya maaf,
    saya tinggal di Jogja
    so, barangkali bisa ketemu kalo saya pas ke jakarta atau Pundhy ke jogja
    but, untuk sementara mungkin bisa YM-an
    YM saya: namakumandafirmansyah
    silakan di-add ..
    terima kasih

  29. fee
    February 5th, 2009 at 10:52 | #29

    ^_^

  30. no name
    February 9th, 2009 at 03:59 | #30

    mas,, tanya!! kalo realita cinta beda agama tuh gimana?

    gimana siy caranya lupain orang yang uwda lama ada di hati?? apa harus selalu mengingkari keberadaan dirinya?
    ^_^

  31. February 10th, 2009 at 16:34 | #31

    Firman, gimana kelanjutan Pundhy? Ini sudah mo tanggal 11 lho. Sepertinya dia mau mendekati ceweknya itu di tanggal 14 deh. Sepertinya butuh full support ya.

    Duh, saya ndak ngrayain palentinan, je
    (Duh lagi), deg2an tentang Pundhy ini karena saya juga punya anak laki2

  32. February 10th, 2009 at 16:39 | #32

    @no name,
    Nikah beda agama? Tergantung yang dicari apa dalam pernikahan itu. Kalo ingin sampai akherat, silahkan mencari yang seiman saja.

    Mengingkari atau melupakan keberadaan orang yang disayangi, malah akan membuat kita teringat terus. Jika saya katakan,”Jangan pikirkan gajah.” Apa yang Anda pikirkan? Gajah, bukan.

    Kuncinya ada pada penerimaan.

    Buat yang punya blog, mohon izin untuk komen, hehe

  33. uNkowN
    February 11th, 2009 at 10:18 | #33

    LanGsung aja y, sKg ini Q nGrasa jD suSah brGauL nC, nGmoNg apa aja rSanya g pRnah nyMbung ma oRanG palagi ma yg bRu dkenaL, pdHal q dh cBa buaT nYmbung ma orG yg Q ajak bCara tp ttP aja rSanya pMbicaraaN jd garIng_Nah yg jD msLh lg Q kaN bRu aja masUk kuLiah dMn temen2 lma Q dh gak 1 kmPus lg ma aQ, jd Q mNgalami kslitan ni dLm mNcri tMen bRu cZ msLh diatas?

    ToLong soLusiNya y!!

  34. pundhy
    February 11th, 2009 at 11:45 | #34

    @sanggita
    Hari ini tanggal 11 tepat dimana kami sebulan jalan sendiri sendiri.saya tak tau apa perasaan dia hari ini..yang pasti saya tetap mencintainya malah bertambah,saya rindu digigit olehnya,semuanya saya sangat merindukanya..menyakitkan menjauh darinya..semakin hari semakin berat..seperti membawa tas berisikan batu,kepala seperti ditusuk setiap malam.dan terus menangis tak berhenti memikirkan kesalahan yang saya perbuat..kubiarkan hidup ini mengalir apa adanya dan ternyata malah membuatku semakin “sakit”.semakin ingat pada dirinya dan apa saja yang telah kujanjikan padanya..benar benar ingin balikan jika mengingat semua…tak tahan jika melihatnya bersama orang lain walaupun itu temannya..sebulan kami tidak ketemu dan dia tidak membalas sms saya..semakin khawatir dengan dirinya…sampai saya tidak peduli dengan sekolah dan tidak peduli uan dan ptn yang sebentar lagi dilaksanakan.saya hanya ingin kembali padanya hanya itu..entah mengapa cinta saya kepadanya tidak berkurang malah bertambah,aneh..dan tidak lupa saya selalu menjalankan sholat hajat..meminta pada Allah agar kami bisa kembali menjalani hubungan sebagai pasangan lagi..doakan saya bisa kembali pada dirinya.mohon doanya..semoga kami bisa menjalani kembali lagi sebagai pasangan amin..maav tidak bisa menyebut namanya karena saya menjaga nama baik dia..
    terima kasih mba gita semoga saya bisa balikan dengannya amin…

  35. February 11th, 2009 at 23:19 | #35

    Oke, Pundhy. Saya pikir, masukan dari mas Firman di atas sudah sangat holistik. Buktinya, Pundhy merasa lebih baik kan setelah ke RS? Apalagi jika semua step dari mas Firman di atas dilaksanakan.

    Pundhy, saya di Jakarta Utara. Kalo masing2 ada waktu, kita bertiga bisa saja ketemu di CL/Citraland. Tapi saya bisanya Senin-Kamis setelah jam 19.00, karena weekend biasanya ke Sukabumi (anak2 dan suami di sana).

    Selamat berproses ya, Pundhy. Semoga Pundhy bisa melewati salah satu tugas perkembangan ini dengan sehat dan selamat. Mas Firman ditempel terus saja. Bisa dilihat dari tulisannya kan bahwa beliau wise sekali. Jarang lho pemuda seperti itu zaman sekarang.

  36. pundhy
    February 12th, 2009 at 13:06 | #36

    @sanggita
    wahhaahaah iya begitu lah.sehari saja asaya bisa jadi dewasa besoknya mbalik lagi jadi gini sedih terus.hheeh.dibaca semua ya mba tulisan saya??hebat..bisa jadi novel tuh kayaknya.hahah.mba punya web ya??.oh iya citraland itu dimana ya??saya gk apal..
    sekali lagi terima kasih dengan semua masalah ini membuat saya sadar bahwa masa masa sma memang menyengankan..saya telan bulat bulat pahit dan manisnya.dan saya tetap pada prinsip saya yaitu satu cinta walaupun sudah seperti ini saya tetap menyanginya..terdengar kolot memang tapi inilah saya mencoba menjadi orang yang setia..tetap meminta doanya ya mba bisa balikan sama dia..amin…

  37. February 12th, 2009 at 15:16 | #37

    Alhamdulilah…
    blog ini bisa mempersaudarakan orang, saat ini Pundhy dan Mbak Sanggita, semoga esok masih banyak lagi, bukankah salah satu tujuan nge-Blog itu untuk memperluas komunitas?!

    @pundhy
    Terus berjuang dek!
    “Kata itu tidak lebih dari serangkaian huruf sampai kita memberinya makna” Begitu pula dengan kehidupan. Tidak lebih dari aktivitas bernafas, makan-minum, buang air, sampai kita memberinya makna. Bahwa hidup lebih dari sekedar itu. Itu pula yang sebaiknya Pundhy lakukan pada masalah yang Pundhy hadapi. Ada makna di balik ini. Pendewasaan, kehati-hatian, pengorbanan, dan masih banyak lagi.

    INgat, orang hebat itu bukan orang yang terus bisa maju dan naik. Tapi orang yang dapat maju dari kemunduran dan bangkit dari kejatuhan.

    @sanggita
    terima kasih Mbak atas comment2 dan saran-sarang yang diberikan ke saya dan untuk blog ini.
    kami [saya dan Pundhy] kemarin dah chat.
    Hmm, saya yang harus banyak belajar dari jenengan.

  38. February 12th, 2009 at 15:35 | #38

    no name :
    mas,, tanya!! kalo realita cinta beda agama tuh gimana?
    gimana siy caranya lupain orang yang uwda lama ada di hati?? apa harus selalu mengingkari keberadaan dirinya?
    ^_^

    Cinta itu salah satu karunia yang Alloh berikan untuk umat manusia.
    Pun cinta itu rawan, maksudnya kalau dia diselamatkan akan jadi suci, kalau dia terjerumus akan jadi nafsu yang dekat dengan maksiat.

    Islam mengakui kalau memang bisa saja ada cinta di antara dua insan yang berbeda agama. So, sudah ada hukum-hukumnya, secara ringkas seperti ini: [maaph untuk yang beragama lain]
    1. Suami islam, istri ahli kitab [nasrani atau yahudi] = boleh
    seperti Fachri yang menikahi Maria dalam Ayat-Ayat Cinta
    2. Suami islam, istri musyrik [penyembah berhala] = tidak boleh

    3. Istri islam, suami ahli kitab = tidak boleh

    4. Istri islam, suami musyrik = tidak boleh

    Benar kata Mbak Sanggita, tak perlu mengingkari. Mengingkari itu lebih membutuhkan banyak energi, dan kadang lebih menyakitkan. Psikologi Penerimaan mengungkap kalau ternyata dengan kita menerima sesuatu apa adanya, efeknya itu luar biasa buat kita. Lebih sehat, lebih bahagia, dan lebih tenang. Menerima itu termasuk komponen dalam bersyukur. DAn tentu kita ingat bila orang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmatNya.

    Tentang bersyukur itu gak maen-maen lho. Sudah dibuktikan secara ilmiah oleh Prof.EMmons dri AS sana yang menyimpulkan bahwa dengan besyukur, hidup seseorang akan lebih bahagia.

    Selain penerimaan, untuk ‘menghilangkan’ orang itu di hati adalah dengan menyibukkan diri. Sebenarnya dia yang ingin kita lupakan itu terletak di memori. Dan sifat memori itu ada yang permanen dan ada yang sementara. Kalau menurut saya, orang yang No Name maksud itu dia ada di permanen. TApi dengan lem perasaan, cinta misalnya, bikin dia semakin nempel ke memori.

    So, strategi yang harus dilakukan adalah bagaimana supaya lem di memori itu hilang.
    Saran saya:
    1. sibukkan diri dengan kegiatan yang disuka dan bermanfaat
    2. berbaur dengan teman-teman
    3. hindari menyendiri karena biasanya akan teringat pada dia.

    dan yang terpenting, cobalah menerima.
    Wallohu ‘alam.

  39. February 13th, 2009 at 01:18 | #39

    Bung Firman ini ada ibu-ibu yang mo konsul boleh gak? he..he..sekalian kunjungan balasan karena bung dah mau capek-capek baca cerpen iseng saya di wordpress. Gini lho dik..(eh enakan panggil dik ya..?)Aku duwe anak cewek umur 10 th. Dari kecil dia tu emang udah gembeng banget…hal-hal yang sepele sekalipun bisa membuatnya menangis pilu, mis: kehilangan pensil bisa nangis terguguk-guguk, ada barangnya ketinggalan di sekolah sedihnya luar biasa, sampe jarinya lecet sepanjang 2mm aja dibahasnya sampe 2 minggu (sambil mewek tentunya…) Lha sekarang ini kan dia tu udah gede (menurut saya) jadi kayaknya udah gak pantes lagi kalo seprei nya diberantakin adiknya aja nangisnya sampe meraung-raung, bukunya ketlingsut di laci aja berurai airmata…Maksudku gimananya caranya supaya dia tu lebih “survive” lagi gitu lho, bisa menyelesaikan masalah yang kecil-kecil, kalau buku ilang ya dicari dulu sampe ketemu, barangnya diberantakin ya minta tolong bantuin ngatur lagi…Selama ini tiap kali dia nangis dengan masalah kecilnya selalu saya arahkan supaya dia bisa menyelesaikannya sendiri. Misal waktu lagi ngetik di komputer filenya tiba-tiba ilang, daripada sibuk nangis mending kita cari sama-sama caranya gini…gini, Daripada meratapi mainannya yang diberantakin si adik mending ngomong sama adik baik-baik biar mau bantuin kakak mberesin lagi..dst..dst.. Menurut dik Firman apa lagi yang harus saya lakukan pada anak saya ini? Saya agak khawatir kalau dia terlalu lemah dengan urusan-urusan sepele gimana nanti dia bisa mandiri bertarung di dunia yang kezam ini..(waduh sadis ya?) Tolong ya dik saran-sarannya ditunggu lho…thanks

  40. February 13th, 2009 at 11:16 | #40

    ya sedang diusahakan mas.tetapi seperti yang masih saya bilang ke mas.tetep usaha dulu.hehehemakasih mas atas semua bantuannya

  41. February 14th, 2009 at 16:40 | #41

    @tantrini
    Boleh-boleh aja Bu. Tapi saya agak malu, karena saya sendiri belum punya anak [nikah aja belum! :P ]. He he he.

    Baiklah. Kalau menurut saya, berdasarkan tujuannya, cengeng bisa dibedakan menjadi beberapa hal:
    1. Cengeng sebagai senjata
    Sang anak akan menangis sebagai senjata jitu supaya orangtua atau siapa yang dia kehendaki mengabulkan permintaannya. Misal, ketika meminta boneka, orangtua belum menyutujui. Mengetahui hal itu dia akan merengek dan menangis. Karena tidak tahan dengan tangisan sang anak, orangtua membelikan boneka itu. Anak yang sudah terbiasa dengan pola ini, cenderung akan menjadikan tangisan sebagai alat mencapai tujuan.

    Saran cara mengatasi: Pahamkan anak dengan baik mengapa orangtua tidak menuruti keinginannya. Mungkin karena belum ada uang atau barang yang sama masih bagus, sudah ada, dsb. Yang terpenting adalah sikap konsisten. Kalau memang sudah dikatakan tidak, ya tetap tidak diberikan sampai sebab yang menyebabkan tidak diberikan itu berubah. Misal dah punya uang, yang lama memang dah jelek. Dalam sikap konsisten terhadap peraturan, orangtua harus benar-benar kompak. Tidak satu berarti tidak keduanya. Ya satu berarti ya semua. Kalau tidak kompak, maka akan ada keterpihakan terhadap anak yang akan membuat pertumbuhan mental anak menjadi tidak baik.

    2. Cengeng sebagai bentuk mencari perhatian
    Pada beberapa keluarga di mana jumlah anak banyak, lebih dari 2 atau tiga, kadang ada anak yang merasa kurang diperhatikan oleh orangtua. Ia berpikir orangtua saat ini lebih perhatian kepada adik atau kakaknya. Akhirnya sang anak mencoba melakukan sesuatu yang dapat membuat orangtua memperhatikannya. Umumnya cara yang digunakan adalah berpura-pura sakit, menangis. Ia berbuat seperti itu berdasar pengalaman bahwa ketika ia mengalami hal itu [sakit, nangis, dsb], perhatian orangtua pada dirinya berlebih.

    Saran cara mengatasi: Beri penguatan pada perilaku yang dikehendaki, beri pelemahan pada perilaku yang tidak dikehendaki. Misal ketika anak tidak menangis, itulah saat yang tepat kita untuk memberi perhatian. Sekedar menanyakan tugas sekolah, tanya temen, atau memuji karya, sifat, dan sikap anak sudah membuat anak merasa dirinya diperhatikan. Pelemahan dilakukan dengan cara menghiraukan anak ketika dirinya menangis. Biasanya ini terjadi ketika orangtua sedang berkumpul dengan anak yang lain, atau sedang menyuapi, memakaikan baju pada adik dan ngobrol dengan kakaknya. Mungkin agak risi, tapi tetap abaikan sampai dia berhenti dengan sendiri. Dan lagi-lagi orangtua harus kompak dan konsisten dalam melakukan coping ini.

    3. Cengeng sebagai bentuk ketidakberdayaan
    Pada beberapa anak, cengeng dijumpai sebagai bentuk ketidakberdayaannya dalam mengutarakan pendapat. Ia kurang bisa mengatakan ketidaksukaannya, ketidaksetujuannya, dan kemarahannya. Akhirnya ia hanya bisa meluapkannya dalam bentuk tangisan. Di mana setelah itu, dia dapat merasakan lega. Hal itu seringkali dialami oleh anak yang ditekan atau tertekan oleh beberapa pihak selama masa kecil. Misal sering diperlakukan kasar sperti, dibentak, dilarang berlebihan [ini gak boleh, itu gak boleh, sebentar-sebentar gak boleh], atau bahkan ditindak fisik bila melakukan kesalahan tanpa sebelumnya ada perjanjian yang jelas. Ya, akibatnya anak menjadi mudah menangis ketika menghadapi persoalan yang menyangkut dirinya.

    Saran cara mengatasi: Anak mulai diajak berpikir (berlaku pada usia 7 tahun ke atas). Apa menangis itu dapat menyelesaikan masalah? Lalu apa yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah. Setelah ia mengucapkan caranya, ajaklah dia untuk melakukan solusi yang ia sebutkan. Untuk langkah awal sebaiknya orangtua turut membantu usaha itu. Tapi lain waktu, biarkan dia berlatih mengatasi masalahnya sendiri. Orangtua hanya mengawasi dan mengarahkan saja.

    Nah, dari ketiga hal yang saya sebutkan di atas. Kira-kira anak ibu termasuk yang mana? Untuk mengetahui pastinya, ajak pula anak berdiskusi tentang perilakunya menangis. Ditanya mengapa. Setelah itu baru diberi perlakuan yang tepat. Sikap konsisten terhadap peraturan dan kekompakan peraturan antara AYah dan Ibu, sangat penting dalam mendidik anak. Sebagai penguat, beri anak hadiah [boleh berupa pujian, barang seperti makanan, minuman, dsb, atau jasa: jalan-jalan, dsb] ketika dia berhasil melakukan perbuatan baik yang sudah disepakati, misal tidak cengeng lagi. Dan bila masih cengeng hukumlah dengan ketidakjadian pemberian hadiah. Itulah sebaik-baik hukuman.

    Barangkali itu yang bisa saya sampaikan.
    Wallahu’alam.

  42. February 14th, 2009 at 17:19 | #42

    @uNkowN
    Baiklah, hmm enaknya saya manggil apa ya? Unknown? Gimana kalau Saudara aj?! Oke.

    Hal pertama yang harus Saudara lakukan adalah hargai diri Saudara sendiri. Bagaimana orang lain bisa menghargai diri Saudara kalau Saudara kurang menghargai diri Saudara. Percayalah bahwa Saudara bisa bergaul sebagaimana teman-teman yang lain lakukan. Inget masa di mana Saudara sedang berada di tengah teman-teman. Kalau dulu saja bisa, kenapa sekarang tidak?!

    Ngomong garing dan tidak nyambung itu karena frekuensi kita berbeda dengan orang yang bersangkutan. Secara ekstrem seperti ini: dia bukan orang yang berpendidikan tinggi. Ketika berkomentar tentang masalah di berita TV, Saudara menimpalinya dengan analisis ala mahasiswa. Beberapa orang tidak nyaman dalam hal ini yang akhirnya membuat jarak antara dia dan Saudara.

    Secara mudah untuk nyambung dengan orang, ajaklah ia ngobrol sesuatu yang ia suka. Meski kita gak begitu dong, jadilah pendengar yang baik. Pancinglah dengan pertanyaan. Biasanya kalo laki2 suka bola, sementara perempuan suka barang2 lucu, belanjaan, dll.

    Selain itu, bersikaplah sebagai pendengar dan lawan bicara yang baik ketika dia berbicara. Pandang wajahnya [inget jangan ampe turun ke hati, bisa bahaya!], mengangguk-angguklah tanda Saudara mendengarkan, ekspresikan sesuai dengan ceritanya, senang untuk senang, tertawa untuk lucu, dan sedih untuk cerita menyedihkan.

    Yang mesti diinget: bahwa orang yang sama akan berkumpul dengan orang yang sama. Misal berkawan dekat karena sama2 suka boneka, sama2 konyol, dll. Nah, cobalah untuk menjadi sama tanpa menghilangkan jati diri.

    Bergaul itu adalah suatu skill, jadi bisa dilatih. Tetep berusaha ya.. Jangan takut untuk memulai :)
    Wallahu’alam.

  43. pundhy
    March 10th, 2009 at 22:04 | #43

    hmm,sepi sekali sudah lama saya tidak menulis disini..bagaimana kabar semua hari ini apakah baik??kalo baik alhamdullilah.tidak seperti saay yang tidak pernah bisa maju..hahaha.lebih baik tertawa karena saya sekarang sangat kesal sangat sangat!!!!

  44. March 10th, 2009 at 22:52 | #44

    @pundhy
    owh Pundhy … iya lama gak ngobrol di sini ya … :)
    alhamdulillah saya baik …
    mmm, pasti rasanya hati kesel banget ya ….
    tidak pernah maju?

  45. March 14th, 2009 at 20:06 | #45

    Assalamualaikum. K’ Firman saya mohon bantuannya dalam menyelesaikan masalah saya ini.
    Saya seorang siswa kelas 3 di sebuah SMA yang terkenal di kota Makassar, Bulan Juni nanti, teman teman seangkatanku akan mengadakan Prom Nite tapi setelah mendengar akumulasi biayanya yang mencapai 40 juta, aku bereaksi menanggapi bahwa jumlah dana seperti itu terlalu besar, terlalu mewah dan itu melanggar aturan agama islam, acaranya juga bakalan lebih banyak diisi dengan hura-hura dan tentunya semua temanku akan menggunkan baju-baju yang sangat tidak pantas.
    Saya berniat memperingatkan teman-temanku dan saya berniat memboikot acara ini. namun tantangn terbesarnya adalah saya harus bertentangan pendapat dengan teman-temanku

  46. azer
    March 15th, 2009 at 21:08 | #46

    @Muhammad Zulkifli
    bole ikud nanggepin yha??? (sblumnya, slm knal dlu. Q azer, newbie jg. bru liad web nie. hehe)

    pengalaman organisasi yah…???

    hmm… bukannya mw sombong pa gmn, q jg termasuk aktivis dari SMA ampe kuliah ne. malah q jg kaget stlh masuk organisasi di kampus, kgiatan2nya klo ngluarin duid ampe 150 juta! hewhew

    Kifli… sesuatu yg benar memang selalu ada, dan pasti banyak halangannya. khsusnya yg kamu lakuin.

    kalo km yakin km mampu, silahkan km cegah. tp klo g mampu, minimal km meminimalisir. ex: km kasih peraturan ttg DRESSCODE, yg sopan dlsb.

    masalah dana segitu, rincian pengeluaran km konsultasikan ke guru2, khususnya ke guru2 yg lebih tau agama biar bisa dihindari pengeluaran yg ga perlu,dll

    sebenernya g 100% salah jg klo dana mpe sgitu, mungkin tujuannya mereka pengen buat acara yg “WAAAHH” & unforgettable, cuma klo dwid segitu bwt FULL HURA2…….. asstaghfirullahalladzim…….

    sekian =D

  47. azer
    March 15th, 2009 at 21:18 | #47

    mas2, gantian mo tanya neh…

    mungkin q pengen bantuin sesorang yg bisa dibilang… q naksir yha…

    “gimana caranya buad bisa yakinin dia yang selalu nyalahin diri sendiri?”

    dlm kasus nie, dia tu ngrasa minder, takut ama petinggi2 dlm BEM gara2 qta abis ngadain pesta kecil pembubaran rapat kerja BEM.
    jd pesta kcil tu mpe nginep 1 malem

    yg jd masalah, di taun2 sebelumnya, acara2 kek gt tuh g pernah diadain,

    & banyak yg ampe ngatain kita “ga tau diri” (dari org2 NON panitia)

    buat q ndiri sih NO PROBLEM yah, cz klo cwo mah emg kbanyakan g terlalu dpikiri.
    cuma yg jd masalah… “seseorang yg bwt q interest” itu

    dia selalu nyalahin diri sendiri. dia bilang “km, temen, anak2 PH boleh marah2 ke aq, km berhak marah ma q, aq pantes dpt celaan dr mereka…”

    yah, begitulah… tlong bantu kasih saran yah.

    q jg selalu pengen buat DIA tersenyum lagi… selalu… =)

    (yg pengen jd temenku e-mail aja az3r_ai@yahoo.com… hhehe)

  48. azer
    March 24th, 2009 at 16:31 | #48

    ahhhhhhh… parah, kaga ada yg posting….!

    zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

  49. Ardy
    March 25th, 2009 at 17:02 | #49

    Mau nanya pak..

    saya ada teman yang kalo cerita sangat bersemangat sekali menceritakan teman2 nya yang udah berhasi, kaya, dll.

    bisa di jelaskan tipe orang seperti ini.

  50. samsul
    March 28th, 2009 at 11:07 | #50

    lebih baik masuk mana antara ipa dengan ips?

  51. March 30th, 2009 at 18:05 | #51

    mw tanya neeh klo punya perasaan yang kurang percaya ato kurang yakin sama cwo gimana tuh tp pd dasarnya dari latar belakang keluarga “broken home”
    tq..

  52. dhuha
    April 30th, 2009 at 14:07 | #52

    tanya dong mas,
    cara untuk menyatukan hati teman2 seorganisasi tuh baiknya gmn ya? ada salah seorang yang mengeluh kalo di antara kami terlihat terpecah belah dan bergerak sndri2, padahal kami sadar kami perlu bersatu utk mjdi kuat. tapi ya gtu, tetep aja ada yang terlihat berjalan berkelompok dan lainnya dibiarkan aj,eh nyatanya ada yang cemburu jg. alih2nya si sahabatan, berbicara dan bersama dg siapa it sesuai dg kenyamanan hti gtu mxudnya… saya mesti gmn ya? dipikir2 klo gn trs, yang ada malah kami bisa berpecah belah…

  53. May 1st, 2009 at 10:58 | #53

    OOT: Saya sangat senang dengan dunia psikologi, akan tetapi saya pribadi terhambat hobi saya di dunia komputer dan jaringan. tapi semangat untuk senantiasa mencari ilmu tentang psikologi tetap ada dan insyaAlloh gak hilang… karena ilmu psikologi itu tidak terbatas tentang motivasi dll. akan tetapi bagaimana kita memahami diri ini dan memahami orang lain juga. dan semoga adanya ilmu psikologi ini bisa menambah ke imanan kita kepada Alloh yang telah menciptakan jasad dengan ruhaniyah yang sangat sempurna ini.
    Wallohu’alam… Support insyaAlloh.

  54. May 4th, 2009 at 12:33 | #54

    maz.. mow konsul tetntang penyembuhan gay bisa g??
    tolong di jwb via mail..
    plis…
    aq anx skolah umur q 18
    penyakit ini nyiksa bngt maz
    skarang aku depresi
    mungkin gilaaa

  55. pinky
    May 23rd, 2009 at 12:25 | #55

    aku cewe berumur 22 tahun
    aku lagi drop bgt…
    aku pesimis bisa dapet pendamping hidup yg baik

    sebagai info…
    aku mulai “nakal” berpacaran semnjak umur 16th
    tapi ketika itu aku masi virgin…
    sampai akhirnya di bangku kuliah…umur 18th
    aku pertama kali ML dg org yg aku sayangi
    sampe hub kita bertahan 4 th
    tapi tiba2 aku ragu akan hub itu dan akhirin hubungan
    meskipun kita masih keep contact

    sekarang aku merasa kotor bgt…
    karena selain masi berhubungan dg mantan pacarku itu
    meski ga ML
    aku juga berhubungan dengan cowo laen yg berbeda agama
    dan sampai ML beberapa kali
    tapi pure yg aku rasain itu karena ketika sama cowo beda agama itu aku
    ga bisa pegang kendali

    aku ngrasa makin kejebak di situasi ini
    dan bingung harus apa
    mesti sudah bertekad untuk lebih baik
    terlebih lagi aku terbayang2 ketakutan
    kalo g ada co baik yg mw nrima aku ketika tau kenyataanya
    krn aku g mgkn boong
    dan semua org pasti ingin pasangan yg terbaik termasuk aku
    untuk nuntun aku di jalan yg lebih baik

    any advice please?

  56. sasouri
    May 27th, 2009 at 11:08 | #56

    akh,konsultasi nggih..hehehe…
    gimana ya ngilangin kepribadian yang suka menginvestigasi dan mengindentifikasi orang lain..ana kayaknya kayak gitu e, ada orang baru yg dikenal maka akan dicari tahu, apa saja mengenal beliau (tapi bukan untuk hal2 yang ngga2 lho)…nah,ana ngarasa nanti diketahui dan malah ngerasa dicurigai orang yang sangat sensitif dalam mengetahui orang lain…apa ini sudah masuk sebuah karakter…intinya satu…KENALI dan INVESTIGASI

  57. Nazz
    May 27th, 2009 at 16:07 | #57

    assalamu’alaikum
    langsung saja ya…
    Temen saya (Mr.X) sekarang lagi bermasalah dengan kejiwaan dia. Sekarang dia ga percaya yg namanya temen ato persahabatan dan makin kesini lebih parah, kalo melihat orang lain akrab dan tau mereka bersahabat lam dia pengen menghancurkan hub mereka, salah satunya denagn cara mengadu domba (jika berhasil itu merupakan suatu kepuasan buat dia). dalam pikiran dia sebenarnya ad tarik ulur, kadang ad rasa kangen kumpul am temen2 dia lagi tp perasaan ingin merusak hub orang lebih kuat.
    awal mulanya begini mas, dua bulan yang laku dia dalam kondisi terhimpit (secara finasial). 1. dia punya hutang sam orng, tapi sebelum jatuh tempo org tersebut udah nagih terus. 2. ad temen dia (A)yang minta tolong pinjein uang -bth bgt-, krn dia ga punya duait dia pinjem dari si B. begitu sutah tiba jatuh tempo si A ga bisa dihubungi, otomatis si B menekan dia tanpa pengertian. sedangkan kondisi si A ga bisa ap2. ketika dia sudah benar2 depresi pernah terlintas dipikiran dia untuk membunuh temennnya, di otak dia hanya dendam.
    MOhon bantuannya mas?
    Thx b4.

  58. adel
    June 14th, 2009 at 12:41 | #58

    assalamu’alaikum…
    permisi…
    kenap yack seorang guru masuk ke dalam kajian psikologi belajar???
    terima kasih sebelumnya

    pamit … wassalam…

  59. Awalina
    June 16th, 2009 at 20:27 | #59

    assalamualaikum wr wb
    perkenalkan saya awalina, mahasiswi kebidanan D3 di yogyakarta, saya ada masalah dengan KTI saya mengenai sibling rivalry pada anak TK, yang menjadi kendala adalah :
    1. bagaimana membuat quesioner yang tepat untuk anak TK beserta contoh2nya?kalau bisa sebanyak mungkin ya mas :)
    2. situs atau daftar pustaka yang dapat menjadi acuan dalam membuat quesioner atau pertanyaan mengenai sibling rivalry pada anak TK?

    besar perhatiannya agar mas bisa segera memberikan balasan, soalnya urgent bgt mas, dah mau deadline, terima kasih atas perhatiannya
    wassalamualaikum wr wb

  60. Awalina
    June 16th, 2009 at 20:34 | #60

    assalamualaikum wr wb

    maaf mas, saya mau bertanya lagi, wah banyak nih PR buat mas
    yang mau saya tanyakan bagaimana cara mengukur tempramen dan emosi anak TK?
    ditunggu balasannya ya mas

    wassalamualikum wr wb

  61. Riria
    June 21st, 2009 at 11:38 | #61

    Mempertajam Ingatan

    Saya pelajar SMA Negeri di Semarang. Umur saya 16 tahun.
    Saya sering lupa apakah kunci motor saya sudah berada dalam kantong atau belum.
    Kejadian ini sudah seringkali terjadi pada diri saya dan merepotkan orang lain. Seringkali kunci motor masih tertinggal di motor pada waktu saya memarkirkannya di tempat umum, dan untungnya selalu saja orang jujur yang menemukannya.. Saya sangat khawatir dengan daya ingat saya ini. Kadang saya sering jengkel pada diri saya sendiri mengenai hal ini.
    Saya tidak ingin hal ini terulang kembali dan terjadi pada diri siapapun.
    Saya sangat mengharapkan saran dan dari mas Firman.
    Terimakasih..

  62. yanti
    June 25th, 2009 at 11:39 | #62

    hallooooo…….salam kenal ya?
    langsung aja dech…aku 5 bersaudara 3 laki-laki dan 2 perempuan, aku sayang banget ama mereka bahkan kedua ortu ku pun sayang lah…
    saat ini aku di rumah ber2 ama ibu aja sich, bapak ku pergi ke jakarta krn tugas, kakak-kakak ku da nikah semua jd pastinya da punya rumah sendiri, kl adikku tu kost…
    pastinya semua apa yang diminta n diperintahkan ibu aku laksanakan lah…
    tapi kenapa ya..? saat semua keluarga n saudara-saudara ku ngumpul, sikap ibu ga seperti biasanya ke aku seakan-akan tidak menganggap aku sbg anak, ibu mengeluh pada saudaraku seakan2 aku menyia-nyiakan ibu dan semua yang diceritakan ke kakak ku itu bertolak belakang dengan apa yang aku alami selama ini…?
    setelah kakak-kakak ku pulang ibu kembali lagi bersikap baik ke aku…lantas apa yaaaaa……..??????????? yang harus aku lakukan lagi agar ibu bisa membanggakan aku di depan kakak-kakak ku………..??????????????
    sejak kecil akupun selalu dibiasakan hidup apa adanya,sebenarnya pun uang ortu ku banyak…… setiap apa yang aku ingin beli selalu menggunggu belaskasihan dari kakak perempuan ku..dimanakah perhatian ibu ku…?
    saat aku kuliah pun dalam 5 hari aku hanya di beri 30.000 apakah cukup………………??????????????
    untuk transpot, makan di kost 1 hari 3x selama 5hari,naik becak ke kampus belum lagi ngerjakan tugas-tugas kul.kl di hutung pun 1 bulan hanya 120rb/bln…
    tapi bagaimana dengan adikku …? dia juga kos dalam 1 bulan dia menerima uang makan 600rb, belum lagi tambahan-tambahan jika ada tugas kuliah………
    DIMANAKAH KEADILAN IBU dan BAPAKKU TERHADAP ANAK-ANAKNYA…………..?????
    apakah aku salah berteriak seperti ini yang sebenarnya aku tahan didlm hati ku……aku sangat malu sama teman-teman yang hidupku selalu kekurangan sementara teman ku semua tahu apa pekerjaan bapak dan ibu ku…………….aku yakin kalian semua tidak akan percaya dengan apa yang aku alami dimasa remajaku………..saat inipun aku sudah kerja itupun aku berawal menjadi telemarketing, hingga kini aku sudah menjadi Sekertaris Exc…itupun aku masing dituntut untuk membayar listrik, air, dan gas…kemanakah uang gaji bapak dan ibu ku……..?
    saya mohon beri tahu saya bagaimana dan apa yang harus aku lakukan di lingkungan keluarga ku….?
    aku tunggu balasannya ya…………??
    Thx

  63. eri mardison
    July 16th, 2009 at 03:52 | #63

    ass mas firman
    saya punya anak (8 th), setiap saya suruh ikut extra kurikuler karate, les bahasa inggris, belajar sepeda kok ngak mau. salah satu alasan ngak mau ikut karate adalah kurang main katanya. Tapi waktu libur kemarin malalh di rumah aja nonton2 tv ngak main keluar.
    Nah pertanyaanya saya, apakah saya perlu memaksa ia ikut karate atau belajar sepeda?
    kegiatannya saat ini sekolah pukul 7.00-12.30, ngaji pkl 4.00-5.00, apakah itu sudah cukup sibuk buat anak seusianya?

  64. windi apriyanto
    August 5th, 2009 at 22:56 | #64

    Ass.slmt mlm mas firman,nama saya windi apriyanto,mungkin dari dulu saya sudah mengalami kebingingan gender,namun saya tidak menyadarinya,setelah saya beranjak dewasa saya baru menyadari bahwa ada yang salah dengan saya,saya menyabutnya…”sistem soft ware yang tidak terpasang pada otak saya”,dan yang saya maksud dengan “sistem soft ware”tersebut adalah orientasi sexual saya,saya berbeda dg kebanyakan orang,saya tidak memiliki perasaan thdp lawan jenis saya,selain itu saya menderita “scizoefrenia paranoid”.memang tubuh saya laki-laki,tp saya merasa tidak cukup laki-laki,dan saya merasa sepertinya hampir 90% diri saya adalah perempuan,saya bingung,saya harus bagaimana,sekarang saya berfikir untuk segera menyembuhkan semua itu,salah satunya dg les kepribadian,tolong bantu saya,trm kasih,selamat mlm.

  65. windi apriyanto
    August 5th, 2009 at 22:58 | #65

    @uza
    gak usah depresi,aku juga hampir gila gara gara penyakit kejiwaan itu…

  66. August 10th, 2009 at 12:19 | #66

    mav mo mnta pendapat, leh kn?
    bagaimana menurut pandangan mengenai peran guru sekolah di tengah kondisi moral bangsa saat ini?
    trus guru yang baok tu kayak gimana?

  67. anita
    August 18th, 2009 at 22:07 | #67

    ka aku blh minta saran gag? gni aku tuh punya cwo yang posesif banget. sifatnya itu bener” udah kterlaluan banget. aku gag bleh pergi kmn”. sama temen ataupun sama saudara aku sendiri. aku harus ikutin semua aturan” dy. dia ngelarang aku untuk berteman sama cwo. jangankan cwo, temen cwe aku gag banyak. aku ngerasa tersiksa kaya gini. aku udah berkali” ngomong sama dia untuk berubah, tapi dia tetep keras kepala dan gag mau berubah. aku tertekan klo kya gni terus. aku sayang banget sama dia. aku pengen dia berubah. aku mohon banget, kk bisa jawab pertanyaan aku. plisss.

  68. yessinta_wtj
    August 27th, 2009 at 14:51 | #68

    aku mnta pnjlsn donk, dan secepatnya dbls,…
    gni, aku kn udh pnya cow,.. truz da cow yg ska ma aku, dia nak bandung,.. dia serius bngt ma aku, dia ngjak aku maried, tp aku blm siap, aku masih pngn nerusin kuliah aku dulu,.. aku suruh memilih antara cow aku ma dia,..
    aku bingung,… klo sampai aku memilih cow aku, dia bakal nekat bunuh diri,.. tp klo aku milih dia gak mngkn jg kan, masak cow aku tnggalin begitu aja,….
    aku harus bagaimana,… lngkh apa yg harus aku perbuat,…
    tolong aku nyelesain masalah ne,…

  69. riri
    September 17th, 2009 at 10:08 | #69

    Assalamu’alaikum…
    langsung ajah ya.. :)
    saya sudah lulus kuliah dr oktober thn lalu. sekarang saya masih mencari kerja. tapi saya ada sedikit kendala pada diri saya. saya tidak percaya diri terhadap kemampuan yg saya miliki (padahal kata teman n keluarga sebenarnya saya mampu). jadi setiap ada interview hampir bisa di bilang selalu gagal. saya juga agak bermasalah pada kemampuan bahasa inggris saya, karena tidak terlalu suka, jadi setiap ada interview n disuruh “introduce ur self” saya jadi grogi&takut. yg saya ingin tanyakan,, bagaimana ya caranya agar saya bisa PeDe n gak minder sama kemampuan saya & diri saya sendiri?? apa yg harus saya lakukan?? trims

  70. zaq
    September 29th, 2009 at 11:32 | #70

    salam knal…

    help me…. knp penyesalan itu slalu dtgnya trakhir? q ngrasa q tlh mlakukan ksalahan besar dlm memilih jurusan SMA ne. q kmrn menolak IPA dan mlh msuk IPS. N ternyata rsnya gk nyaman bgt. q gk terlalu knal ma tmn2nya, pdhal cb dlu q msuk IPA. psti gk bakal menyesal bgini. dulu q tu rsnya gk bakal bs d ipa tp ramadhan kmrn rsnya hatiku aneh bgt. tentang statusq jg. dan itu smw mbuat q gk nyaman dlm bergaul ma tmn2 setiap hari! mslhnya q dlu sering bergaul ma tmn2 ipa. dan skrg q ngrasa sendirian bgt… gmn ne? q jd gk mood skula dan sedih bgt klo mikirin itu smua bs bwt q nangis… sblmnya q jg sdh tw bkl menghadapi kenyataan ni tp skrg q mlh gk bs mengatasinya… q kira bidangq di ips, tp ternyata memang di ipa de. apa aku org yg gk bersyukur?? beri aku support dan jwban jitu biar bs merubah pandangan hidupku skrg ne. dan ap yg hrs q lakukan? sumpah! q menyesal bgt dan sedih berat…. q skrg jd minder bgt dan jd org yg tertutup. pdhal dulu q di knal sbg org yg pencerah suasana dan ska memberi solusi bg tmn2 yg dpt mslh. skrg q mlh gk bs nyelesein mslhq sndiri. btpa malunya aq… tolongin diriku yg sdh menyesal sjak sebulan yg lalu. dan nasipun telah mjd bubur. seharusnya q menikmati bubur itu, tp ternyata terasa pahit….

  71. force
    October 15th, 2009 at 12:08 | #71

    dock,saya ni sudah 18 tahun, saya sampai sekarang masih saja terasa raut wajah yang cengeng,saat dibentak atau sedikit kasari sama orang lain,saya mencoba untuk meng hiangkannya tapi tetap saja belum bisa,kenapa dock?????????,memang sih dulu saat saya masih kecil kira2 TK sampai SD sering dimarahi oleh ayah saya jadi gitulah “cengeng” dan masih terbabawa “sampai skarang ni hari ini juga” tolong dong doc saya ingin jadi anak yang pemberani,tidak mudah takut““““` (tolong jawabannya kirim ke email q ya) saya tunggu 1 minggu lagi dock

  72. rozs
    October 17th, 2009 at 10:34 | #72

    assalamualaikum
    mas self injury itu apa yach???
    trus jika tidak di hentikan apa akan berpengaruh masa depan orang tersebut?terima kasih

  1. No trackbacks yet.